Aku meminta kepada Tuhan untuk menyingkirkan PENDERITAANKU

Tuhan menjawab, TIDAK.

Itu bukan untuk Kusingkirkan, tetapi agar kau MENGALAHKANNYA

Aku meminta kepada Tuhan untuk menyembuhkan KECACATANKU

Tuhan menjawab, TIDAK.

Jiwa adalah SEMPURNA, badan hanyalah SEMENTARA

Aku meminta kepada Tuhan untuk menghadiahkanku KESABARAN

Tuhan menjawab, TIDAK.

Kesabaran adalah HASIL DARI KESULITAN; itu tidak dihadiahkan, itu harus dipelajari.

Aku meminta kepada Tuhan untuk memberiku KEBAHAGIAAN

Tuhan menjawab, TIDAK.

Aku memberimu BERKAT. Kebahagiaan adalah tergantung padamu

Aku meminta kepada Tuhan untuk menjauhkan PENDERITAAN

Tuhan menjawab, TIDAK.

Penderitaan menjauhkanmu dari perhatian duniawi & membawamu mendekat padaKU

Aku meminta kepada Tuhan untuk MENUMBUHKAN ROHKU

Tuhan menjawab, TIDAK.

Kau harus menumbuhkannya sendiri, tetapi Aku akan memangkas untuk membuatmu berbuah

Aku meminta kepada Tuhan segala hal sehingga aku dapat MENIKMATI HIDUP

Tuhan menjawab, TIDAK.

Aku akan MEMBERIMU HIDUP, sehingga kau dapat menikmati segala hal

Aku meminta kepada Tuhan membantuku mengasihi orang lain seperti Ia mengasihiku

Tuhan menjawab, “Aaahhh, akhirnya kau mengerti”

HARI INI ADALAH MILIKMU, JANGAN SIA-SIAKAN.

Bagi dunia kau mungkin hanyalah seseorang, tetapi bagi seseorang kau mungkin dunianya.

Guys..kita semua pasti pernah punya impian..mulai dari impian kecil sampai impian yang besarrrrr…dari impian yang masuk akal sampai impian yang konyol..
Tapi, sadarkah kita, bahwa tidak semua impian kita bisa menjadi kenyataan..?? Mungkin untuk sebuah impian yang konyol, walaupun tidak terwujud, kita gak akan ngerasa gimana-gimana.. Tapi, bagaimana dengan impian yang realistis..impian yang selama ini terpatri di pikiran kita..dimana segala sesuatunya sudah tersusun dengan rapi..??
Gimana perasaan kita, saat impian itu akhirnya hanya menjadi impian belaka..sebuah impian yang takkan pernah menjadi kenyataan..
Kata pertama yang terucap pasti ‘Sedih’..’Marah’..’Kecewa’..semua perasaan itu bercampur aduk..
Yaa..mgkn pada awalnya kita akan merasa semua itu tidak adil..karna apa yang kita inginkan tidak terwujud..Sungguh, itu sangat manusiawi..Kita manusia yang punya rasa punya hati..
Trus, bagaimana caranya supaya kita tidak terpuruk dalam kesedihan itu..?? Jawabnya, semua itu butuh hati yang lapang, hati yang iklas..lapang dan iklas menerima kenyataan..walaupun itu pahit..walaupun itu tidak sesuai dengan impian kita..but guys, percayalah, dibalik semua itu, pasti ada hikmahnya..hikmah tersembunyi yang terkadang tidak dapat kita pikirkan secara nalar..DIA punya rahasia kehidupan kita..

..Saat Impian Kita Belum Terwujud..Mungkin itu belum waktunya..
..Saat Impian Kita tak Menjadi Kenyataan..Mungkin itu bukan yang terbaik buat kita..
..Saat Impian Tak Seindah Kenyataan..Ada Hikmah yang Tersembunyi Dibaliknya..
dan
..Saat Impian Tak Seindah Kenyataan..Kita diajarkan untuk Iklas Menerimanya..

Eventhough my Struggle of life is not finished yet,
But..You’ve Made Everything in my life become beautiful
at the right moment..at the right time..
It’s not too Fast and It’s not too late..
Thanks God..

Semua ada Waktunya…..
Semua Indah pada Waktunya……
TUHAN tak akan Terlambat…..
Juga tak akan lebih Cepat…..

Jika kamu merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia…
Tuhan tahu betapa keras engkau sudah berusaha..

Ketika kamu sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih…
Tuhan sudah menghitung airmatamu..

Jika kamu pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja…
Tuhan sedang menunggu bersama denganmu..

Ketika kamu merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelepon.
Tuhan selalu berada disampingmu..

Ketika kamu pikir bahwa kamu sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi…
Tuhan punya jawabannya..

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kamu merasa tertekan…
Tuhan dapat menenangkanmu..

Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan…
Tuhan sedang berbisik kepadamu..

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kamu merasa ingin mengucap syukur..
Tuhan telah memberkatimu..

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kamu dipenuhi ketakjuban…
Tuhan telah tersenyum padamu..

Ketika kamu memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi…
Tuhan sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu..

Ingat bahwa dimanapun kamu atau kemanapun kamu menghadap…
..TUHAN TAHU..

Delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi.

.:.Kehadiran.:.
Kehadiran orang yang dikasihi adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir lewat surat, telepon, foto, atau fax. Namun dengan berada di sampingnya, Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian, dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagiaan.

.:.Mendengar.:.
Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini. Sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan ketimbang mendengarkan. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara tak langsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya, ini memudahkan Anda memberikan tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasih pun akan terdengar manis baginya.

.:.Diam.:.
Seperti kata-kata, di dalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalaya, diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya “ruang”. Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasehati, mengatur, mengkritik, bahkan mengomel.

.:.Kebebasan.:.
Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupannya. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah “kamu bebas berbuat semaumu”. Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan.

.:.Keindahan.:.
Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik? Tampil indah dan rupawan juga merupakan sebuah kado yang indah. Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan keindahan suasana di rumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.

.:.Tanggapan Positif.:.
Tanpa sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap, atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya ada pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir Anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya? Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf) adalah kado indah yang sering terlupakan.

.:.Kesediaan Mengalah.:.
Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi pertengkaran yang hebat. Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado “kesediaan mengalah”. Kesediaan untuk mengalah juga dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.

.:.Senyuman.:.
Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman, terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputusasaan, pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali Anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi?

Hidup di dunia ini, tak pernah terlepas dari apa yang namanya PILIHAN.
Mulai dari masalah sepele, sampe masalah yang serius, semuanya selalu berakhir pada sebuah PILIHAN.
Ntah kenapa, belakangan ini, PILIHAN-PILIHAN itu semakin membuat dilema..antara A atw B..
Sebagai manusia biasa, pengennya sih gak usah milih deh (mau enaknya aja yahh)..
Soal’e kedua PILIHAN itu berat..benar2 bikin dilema..
Jika memilih A, resikonya berat..Jika memilih B, resiko2 yang tak kalah beratnya juga telah menghadang di depan mata.
Keliatan sepele memang, ahh..itu kan cuman pilihan..Tapi yang menjadi masalah adalah, ‘Sudah siapkah kita menghadapi
resiko apapun atas PILIHAN kita itu ? Good or Bad
?’
Kalo emang udah siap dengan resiko apapun atas PILIHAN itu, Better or Worst, yaa Keep Go On..
Tapi kalo belum siap, yaa..berpikirlah berjuta2 kali..supaya PILIHAN yang di pilih bener-bener yang the best..
Soalnya kalo udah salah PILIH, yang cenderung terjadi adalah PENYESALAN..(menyesal emang selalu muncul belakangan..)
Gak ada gunanya MENYESALI semua yang telah terjadi, karna diri sendirilah yang sudah membuat PILIHAN..
Terimalah semua RESIKO atas PILIHAN kita dengan Lapang Dada..

Teman..Hidup itu Emang Harus Memilih…
Hidup Oh Hidup..

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!